Tanaman Obat Kayu Putih

Tanaman Obat Kayu Putih

Kayu putih

Deskripsi tanaman/simplisia

Pohon tinggi 10-25 m. batang berkayu, kulit batang mudah mengelupas, batang bercabang banyak, penampang bulat, warna batang putih abu-abu. Daun tunggal, berbentuk jorong atau lanset, ujung runcing dan pangkal runcing atau bulat, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 10-22 cm, lebar 3-9 cm, panjang tangkai 3-4 cm, warna hijau keputih-putihan. Daun dan kulit layu berbau kayu putih. Bunga majemuk, berbentuk mayang berambut atau tidak berambut, tumbuh diketiak daun atau diujung. Buah bentuk lonceng, 2.5-7 mm, lebar 3-4 mm. biji kecil-kecil bulat berwarna coklat.

Data manfaat

Uji Praklinik: minyak esensial menghambat biosentesis prostaglandin in vitro pada konsentrasi 37 umol/L.

Uji Klinik: uji klinik RCT disain bersilang dengan control plasebo pada 32 pasien untuk melihat efektivitas kombinasi minyak eucaliptus dan Aetheroleum Menthae Piperitae (minyak peppermint) untuk nyeri kepala. Lima formulasi berbeda (semua dalam etanol 90%) digunakan 10 g minyak pepermint & 5 minyak eucaplitus, 10 g minyak pepermint &  sangat sedikit minyak eucaplitus, sangat sedikit minyak pepermint & 5 g minyak eucalyptus, atau plasebo. Semua diberikan topikal pada pelipis dan dahi, dan parameter neurofisiolog, psikologi, dan algesimetrik eksperimental diukur. Semua formulasi memperbaiki kognitif, dan menimbulkan relaksasi otot dan mental dibanding plasebo tetapi tidak terhadap nyeri kepala.

Mekanisme Kerja: komponen utama sineol diamati menghambat produksi sitokin dan metabolisme asam arakidonat. Demikian tentang tanaman obat kayu putih.

Related posts:

loading...